Di dunia tanaman hias yang terus berkembang, sukulen menjadi salah satu kategori yang semakin banyak diminati. Selain karena perawatannya yang relatif mudah, sukulen juga memiliki bentuk yang unik dan menarik. Salah satu jenis sukulen yang sangat eksotis dan jarang ditemukan adalah Edithcolea grandis, yang dikenal juga dengan nama “Persian Carpet Flower.”
![]() |
e. Grandis dikenal dengan nama Persian carpet |
Bagi para hobiis tanaman hias di Indonesia, Edithcolea grandis bisa menjadi tambahan yang luar biasa untuk koleksi sukulen. Dalam artikel ini, saya akan membahas lebih dalam mengenai karakteristik unik dari tanaman ini serta bagaimana cara merawatnya agar tetap sehat dan bisa berbunga dengan optimal.
Mengenal Edithcolea Grandis: Sukulen Eksotis yang Memukau
Edithcolea grandis adalah anggota dari keluarga Apocynaceae, yang juga mencakup banyak tanaman sukulen berbunga lainnya seperti Huernia dan Stapelia. Tanaman ini berasal dari wilayah Afrika Timur dan Semenanjung Arab, di mana ia tumbuh secara alami di daerah yang panas dan kering.
Daya tarik utama dari Edithcolea grandis terletak pada bunganya yang luar biasa eksotis. Bunga ini memiliki pola seperti karpet Persia, dengan warna merah muda, ungu, dan kuning yang berpadu dalam desain simetris yang rumit. Bentuk dan tekstur bunganya yang unik sering kali membuat orang terpesona, terutama karena tampilannya yang tampak hampir buatan.
![]() |
Bunga yang sangat cantik |
Namun, perlu diketahui bahwa bunga Edithcolea grandis memiliki aroma yang cukup menyengat, mirip dengan bau bangkai. Aroma ini bertujuan untuk menarik serangga penyerbuk seperti lalat. Meskipun baunya mungkin tidak menyenangkan bagi beberapa orang, keindahan bunganya tetap menjadikan tanaman ini sebagai salah satu sukulen berbunga yang paling menakjubkan.
Ciri-Ciri Edithcolea Grandis
Sebagai seorang kolektor tanaman hias, saya selalu mencari tanaman dengan karakteristik unik, dan Edithcolea grandis benar-benar memenuhi kriteria tersebut. Berikut beberapa ciri khasnya yang menarik:
1. Batang Bersegi dan Berduri Halus
Berbeda dari sukulen lain yang memiliki daun tebal, Edithcolea grandis lebih mirip dengan kaktus karena memiliki batang berdaging bersegi lima dengan duri-duri kecil di sepanjang sisinya. Warna batangnya bisa bervariasi dari hijau hingga ungu kemerahan, tergantung pada tingkat paparan sinar matahari.
2. Bunga Berpola Karpet Persia
Bunganya berdiameter sekitar 5–8 cm dan memiliki pola unik yang menyerupai desain karpet Persia. Warna-warna mencolok dan motif bintik-bintik pada bunganya membuat tanaman ini tampak seperti karya seni alami.
3. Tidak Memiliki Daun Sejati
Seperti kebanyakan tanaman dari keluarga Apocynaceae, Edithcolea grandis tidak memiliki daun yang bertahan lama. Sebagai gantinya, tanaman ini menyimpan cadangan air dalam batangnya yang tebal untuk bertahan di lingkungan kering.
4. Aroma yang Khas
Meskipun bunganya sangat cantik, aromanya bisa menjadi tantangan bagi beberapa orang. Namun, jika Anda tidak keberatan dengan bau yang sedikit menyengat, keindahan bunganya akan membuat semua usaha perawatan terasa sepadan.
![]() |
Tampilan fisik Persian carpet |
Cara Merawat Edithcolea Grandis dengan Benar
Meskipun Edithcolea grandis termasuk sukulen yang cukup langka, perawatannya sebenarnya tidak terlalu sulit jika Anda memahami kebutuhan dasarnya. Berikut adalah beberapa tips yang saya gunakan untuk merawat tanaman ini agar tumbuh dengan optimal:
1. Media Tanam yang Ideal
Salah satu faktor terpenting dalam merawat Edithcolea grandis adalah memastikan media tanamnya memiliki drainase yang baik. Saya biasanya menggunakan campuran berikut:
- 50% pasir kasar atau batu apung
- 30% tanah kebun yang steril
- 20% sekam bakar atau perlite untuk aerasi tambahan
Dengan campuran ini, air bisa mengalir dengan baik dan mencegah akar membusuk. Jika Anda menggunakan pot, pastikan pot tersebut memiliki lubang drainase yang cukup.
2. Pencahayaan yang Optimal
Edithcolea grandis membutuhkan banyak sinar matahari untuk tumbuh dengan baik. Tempatkan tanaman ini di lokasi yang mendapatkan sinar matahari langsung selama 6–8 jam sehari. Jika Anda menanamnya di dalam ruangan, pastikan tanaman mendapat pencahayaan yang cukup dari jendela atau gunakan lampu grow light.
Namun, jika Anda tinggal di daerah dengan cuaca sangat panas, seperti beberapa wilayah di Indonesia, sebaiknya hindari paparan sinar matahari siang yang terlalu terik karena bisa menyebabkan batangnya terbakar.
3. Penyiraman yang Bijak
Kesalahan umum yang sering dilakukan pemula adalah menyiram sukulen terlalu sering. Edithcolea grandis hanya perlu disiram ketika media tanamnya benar-benar kering. Saya biasanya menyiram tanaman ini setiap 7–10 hari sekali di musim panas, dan lebih jarang lagi di musim hujan.
Gunakan metode “soak and dry,” yaitu menyiram secara menyeluruh hingga air keluar dari lubang drainase, lalu biarkan tanah mengering sebelum penyiraman berikutnya. Jangan sampai air menggenang karena ini bisa menyebabkan batang membusuk.
4. Pemupukan Secara Berkala
Meskipun Edithcolea grandis bisa bertahan dengan sedikit nutrisi, pemupukan ringan dapat membantu pertumbuhan dan pembungaan. Gunakan pupuk khusus sukulen dengan kadar nitrogen rendah setiap 2–3 bulan sekali.
Saya biasanya menggunakan pupuk cair dengan kandungan fosfor lebih tinggi untuk merangsang pembungaan. Pastikan pupuk dilarutkan dalam air dengan dosis rendah agar tidak merusak akar.
5. Suhu dan Kelembapan yang Sesuai
Edithcolea grandis lebih menyukai suhu hangat antara 20–30°C, yang sesuai dengan iklim Indonesia. Namun, tanaman ini tidak terlalu tahan terhadap kelembapan tinggi. Jika Anda tinggal di daerah yang lembap, pastikan ada sirkulasi udara yang baik di sekitar tanaman untuk mencegah tumbuhnya jamur atau busuk batang.
Di musim hujan, saya biasanya memindahkan tanaman ke tempat yang lebih terlindung untuk menghindari terlalu banyak air hujan.
6. Pencegahan Hama dan Penyakit
Seperti kebanyakan sukulen, Edithcolea grandis rentan terhadap serangan kutu putih dan tungau laba-laba. Jika Anda melihat tanda-tanda hama seperti bintik putih atau jaring halus di batang, segera bersihkan dengan kapas yang dicelupkan ke dalam campuran air dan sabun cuci piring.
Kesimpulan
Edithcolea grandis adalah salah satu sukulen berbunga paling eksotis yang bisa Anda miliki dalam koleksi tanaman hias. Dengan bentuk batang unik dan bunga berpola cantik, tanaman ini benar-benar bisa menjadi pusat perhatian di antara sukulen lainnya.
Meskipun baunya mungkin bukan favorit semua orang, keindahan bunganya lebih dari cukup untuk membuatnya menjadi tanaman yang istimewa. Jika Anda tertarik untuk menambah koleksi sukulen yang unik dan menantang, Edithcolea grandis bisa menjadi pilihan yang sangat menarik.
Bagi Anda yang sudah pernah merawat tanaman ini, bagaimana pengalaman Anda? Apakah ada tantangan tertentu yang pernah Anda hadapi? Saya sangat ingin mendengar cerita dan tips dari sesama pecinta tanaman hias!
---
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengenal lebih dalam tentang Edithcolea grandis. Jika Anda punya pertanyaan atau ingin berbagi pengalaman, jangan ragu untuk meninggalkan komentar!
0 Comments